Sadarkah kamu kalau pilihan suplemen di pasaran sekarang ini jumlahnya makin banyak? Mulai dari suplemen vitamin, mineral, sampai herbal dengan klaim bisa menjaga atau meningkatkan kebugaran tubuh. Nah, dari sekian banyak pilihan yang ada, bagaimana cara memilih suplemen yang tepat dan benar-benar dibutuhkan tubuh?

Baca Juga: Panduan Lengkap Contoh Menu Breakfast Sehat & Praktis

Jangan serta merta mengartikan label “alami” sebagai produk yang lebih baik atau lebih aman, ya. Ada beberapa hal yang perlu kamu pertimbangkan sebelum mengonsumsi suplemen tertentu dan penjelasannya bisa kamu simak di artikel ini!

Mengapa Imunitas Tubuh Mudah Melemah?

Cara Memilih Suplemen
Sumber : Envato

Mengetahui cara memilih suplemen memang penting, tapi kamu juga perlu tahu alasan kenapa daya tahan tubuh bisa gampang melemah biar kamu bisa lebih paham sama kebutuhan tubuhmu dan menyesuaikan asupan yang tepat. Berikut ini beberapa faktor utama yang mempengaruhi kondisi imun:

1. Genetika

Sistem kekebalan tubuh pada dasarnya memang dipengaruhi oleh faktor genetik yang diwariskan dari orang tua. Jika orang tua punya imunitas yang kuat, kemungkinan besar anak juga mendapat “bekal” yang sama. 

Meskipun seseorang secara alami rentan terhadap penyakit, sistem kekebalan tubuh dapat ditingkatkan, ya. Dengan perawatan kesehatan yang konsisten, mulai dari mengonsumsi makanan bergizi, cukup tidur, dan olahraga rutin, kamu tetap bisa memperkuat sistem imun meski faktor bawaan kurang mendukung.

2. Faktor Gaya Hidup

Pola makan yang tinggi lemak jenuh, gula, dan garam, bisa mengganggu fungsi imun. Kebiasaan buruk lainnya seperti merokok juga turut memperburuk dampaknya karena asap tembakau bisa merusak saluran pernapasan. Pasalnya, pertukaran udara bersih dan kotor dalam sistem pernapasan jadi terhambat.

Baca Juga: Rahasia Praktis Agar Wajah Glowing Alami Setiap Hari

3. Kurang Olahraga

Kalau kamu terlalu banyak duduk diam, entah karena pekerjaan, terlalu betah nongkrong di depan TV, atau berjam-jam scrolling HP, ternyata juga bisa menurunkan imunitas. Banyak penelitian membuktikan bahwa kurang gerak dapat mengurangi sirkulasi darah sehingga membatasi kemampuan tubuhmu dalam melawan infeksi.

Oleh sebab itu, alih-alih membiasakan gaya hidup yang kurang aktif, usahakan untuk berolahraga setidaknya 30 menit per hari. Entah itu sekadar meregangkan tubuh, senam, jogging, bersepeda, atau gym.

4. Stres Terus-Menerus

Kamu sering merasa tertekan karena beban pekerjaan, hubungan dengan pasangan, atau kondisi finansial? Hati-hati, karena jika kondisi ini berlangsung lama bisa menekan fungsi imun. 

Saat tubuh terlalu sering dilanda stres, produksi sel darah putih akan berkurang sehingga kamu lebih rentan terkena infeksi. Selain itu, stres juga sering membuat orang jadi mengabaikan pola hidup sehat, misalnya makan sembarangan atau kurang tidur.

Bagaimana Cara Memilih Suplemen Imunitas yang Aman?

Cara Memilih Suplemen
Sumber : Envato

Suaya manfaatnya benar-benar terasa, memilih suplemen pun harus dilakukan dengan cerdas. Berikut ini beberapa tipsnya:

Baca Juga: Sistem Imun Bermasalah: Kapan Waktu yang Tepat Berkonsultasi?

1. Pahami Kebutuhan Kesehatan Spesifik Kamu

Langkah pertama sebelum memutuskan suplemen apa yang akan dikonsumsi adalah dengan mengenali kondisi tubuh sendiri. Coba cek dulu pola makan kamu, apakah sudah cukup seimbang? 

Idealnya, makanan sehari-hari bisa memenuhi sebagian besar kebutuhan vitamin dan mineral. Tapi, jika gaya hidup kamu sibuk atau ada pantangan makanan tertentu, tubuhmu mungkin butuh tambahan nutrisi. 

Selain itu, usia, jenis kelamin, hingga kondisi kesehatan juga perlu dipertimbangkan. Misalnya, orang lanjut usia biasanya memerlukan lebih banyak kalsium dan vitamin D, sedangkan wanita usia muda seringnya butuh asupan zat besi yang lebih.

2. Konsultasikan dengan Ahli

Alih-alih menebak-nebak sendiri, sebaiknya kamu berdiskusi dulu dengan dokter atau ahli gizi. Mereka bisa membantu menemukan kekurangan nutrisi yang mungkin tidak kamu sadari. Kalau perlu, kamu bisa megambil tes darah untuk memastikan kebutuhan tubuhmu dengan lebih akurat, jadi biar tidak salah pilih suplemen.

3. Baca Label dengan Seksama

Tujuannya biar kamu terkait bahan aktif, dosis, bahan pengisi, serta zat aditif apa saja yang ditambahkan. Soalnya, sering kali suplemen (terutama dalam bentuk pil) mengandung sejenis bahan pengisi untuk membantu mecapai bentuk dan ukuran yang seragam. 

Baca Juga: Contoh Sarapan Pagi Sehat dan Praktis yang Bikin Badan Bertenaga Seharian

Salah satu bahan pengisi paling berbahaya yang sering digunakan sebagai bahan pengisi. Meski tidak memiliki nilai gizi, sangat besar kembungkinan tepung ini terkontaminasi arsenik yang jelas beracun dan dapat menyebabkan iritasi.

Contoh lain ada suplemen bentuk gummy untuk anak-anak, banyak yang masih mengandung pewarna sintetis dan gula tambahan. Jangan lupa juga untuk selalu memperhatikan peringatan atau kontraindikasi di bagian belakang label, apalagi kalau kamu sedang hamil, menyusui, atau punya riwayat penyakit tertentu.

4. Jangan Percaya Klaim Suplemen Bisa Menyembuhkan Penyakit

Secara hukum, suplemen tidak diklasifikasikan sebagai obat. Jadi, kalau ada produk yang mengklaim bisa menyembuhkan penyakit tertentu, sebaiknya kamu waspada. Memang benar, ada suplemen yang terbukti bisa membantu menurunkan risiko penyakit tertentu, tapi fungsinya tetap sebagai pendukung, bukan pengganti pengobatan.

5. Jangan Bergantung pada Harga

Cara memilih suplemen selanjutnya adalah jangan terlalu melihat harganya. Pasalnya, suplemen yang lebih mahal tidak selalu berarti kualitas atau efektivitasnya lebih tinggi. Kadang, harga tinggi hanya strategi marketing biar terlihat lebih eksklusif. Daripada cuma melihat harga, mending pilih suplemen dari merek yang sudah tepercaya dan bereputasi bagus.

Risiko Kesalahan dalam Memilih Suplemen

Cara Memilih Suplemen
Sumber : Envato

Terdapat beberapa risiko yang perlu kamu waspadai kalau asal pilih produk suplemen, di antaranya:

Baca Juga: 5 Jenis Makanan Perusak Imun yang Sering Dikonsumsi

1. Overdosis Vitamin

Kebanyakan dari kita mungkin terlalu antusias mengonsumsi vitamin karena cerita-cerita tentang malnutrisi di luar sana yang terdengar menakutkan. Ditambah lagi, banyak produk suplemen overklaim yang berseliweran di internet, sehingga membuat orang percaya kalau konsumsi semakin banyak semakin baik. 

Padahal, mengonsumsi vitamin berlebihan justru bisa membahayakan. Contohnya, terlalu banyak vitamin A pada perokok malah meningkatkan risiko kanker paru-paru. Kelebihan zinc bisa menurunkan fungsi imun, sedangkan asupan magnesium yang berlebihan dalam jangka panjang dikaitkan dengan gangguan saraf dan otot pada lansia. 

2. Suplemen Palsu atau Tidak Terstandar

Selain overdosis, risiko lain adalah produk palsu atau suplemen yang tidak melalui standar keamanan jelas. Produk semacam ini sering dijual bebas dengan harga murah dan kemasan meyakinkan, padahal kandungannya bisa tidak sesuai bahkan berbahaya.

3. Interaksi dengan Obat Lain

Hal lain yang sering diabaikan adalah interaksi suplemen dengan obat medis. Misalnya, beberapa herbal bisa mengurangi efektivitas obat darah tinggi atau pengencer darah. Jika dikonsumsi bersamaan tanpa pengawasan, tentu efek sampingnya bisa serius.

Cara Memilih Suplemen Berdasarkan Kondisi Tubuh

Cara Memilih Suplemen
Sumber : Envato

Berdasarkan kelompok kebutuhan, ada beberapa tips yang bisa kamu terapkan dalam memilih jenis suplemen:

  • Untuk kamu yang punya rutinitas padat: Vitamin B12, zat besi, vitamin B6, tiamin, vitamin D, vitamin C, kalsium, dan vitamin A.
  • Untuk lansia: Suplemen serat, probiotik, magnesium, kalsium, dan minyak ikan omega-3.
  • Untuk ibu hamil dan menyusui: Suplemen asam folat, vitamin D, zat besi, vitamin A, vitamin C, dan vitamin B kompleks.

Bijak Memilih Suplemen yang Tepat, Jadikan Tubuh Lebih Sehat

Cara memilih suplemen yang tepat memang tidak bisa sembarangan karena semua bergantung pada kondisi tubuh juga gaya hidup. Kalau tubuhmu mendapatkan asupan nutrisi yang pas, bukan cuma jadi tambah bugar, tapi pesona yang terpancar dari tubuh yang sehat bikin penampilan jadi ikut bersinar.

Nah, buat kamu yang bingung menentukan jenis suplemen atau mau tanya-tanya soal kebutuhan nutrisi, coba deh konsultasi dengan Lulu. Caranya, cukup chat via WhatsApp di 0851-6567-0200 untuk dapat arahan profesional kapan saja dan di mana saja.