Mengalami tekanan emosional alias stres sesekali memang wajar, yang jadi masalah adalah kalau terus-menerus berulang dan intensitasnya meningkat. Efek stres pada tubuh bukan hanya menimbulkan kegelisahan, tapi bisa juga mempengaruhi hampir semua tubuh, termasuk sistem pernapasan, pencernaan, kardiovaskular, saraf, hingga reproduksi.

Baca Juga: Contoh Sarapan Pagi Sehat dan Praktis yang Bikin Badan Bertenaga Seharian

Kalau dibiarkan dalam jangka waktu lama, daya tahan tubuhlah yang akan melemah. Makanya, penting banget buat kamu tahu apa saja efek dari stres berlebih dan bagaimana cara bijak dalam mengelolanya.

Efek Stres pada Tubuh (Jangka Pendek & Jangka Panjang)

Efek Stres pada Tubuh
Sumber : Envato

Dampak yang ditimbulkan stres bisa muncul seketika dalam jangka pendek, tapi kalau berlangsung lama dan berulang-ulang juga bisa menimbulkan masalah kesehatan jangka panjang.

Efek Jangka Pendek

Dalam kondisi tertentu, tubuh langsung kasih sinyal cepat begitu stres muncul, seperti:

1. Otot Tegang dan Sakit Kepala

Saat kamu tiba-tiba merasa tertekan, otot-otot biasanya ikut menegang secara otomatis. Setelah stres reda, otot biasanya akan kembali rileks. 

Tapi, kalau tegangnya berlangsung lama, reaksi tubuh lain bisa muncul, mulai dari sakit kepala (tipe tegang) sampai migrain. Bahkan, rasa pegal di punggung bawah atau nyeri di bahu dan leher sering kali berkaitan dengan kondisi ini, terutama kalau stresnya berasal dari tekanan kerja.

Baca Juga: Rahasia Muka Glowing Alami yang Terbukti Ampuh dari Rumah

2. Napas Cepat

Ketika stres datang, jalur udara dari hidung menuju paru-paru bisa menyempit, sehingga membuat kamu bernapas lebih cepat. Kondisi ini bisa terasa makin parah kalau kamu punya riwayat asma atau masalah pernapasan lainnya.

3. Peningkatan Detak Jantung

Stres jangka pendek (misalnya dikejar deadline, stres karena macet, dan sebagainya) biasanya akan membuat jantung kita berdebar lebih kencang. Hal ini terjadi karena hormon stres seperti adrenalin dan kortisol memicu otot jantung bekerja lebih keras. 

Selain itu, pembuluh darah yang mengalirkan darah ke otot-otot besar dan jantung melebar. Inilah yang membuat jumlah darah yang dipompa ke bagian-bagian tubuh tersebut meningkat sekaligus menaikkan tekanan darah.

Efek Jangka Panjang

Stres yang tidak segera dikelola dan menjadi kronis, dampaknya bisa merambat ke masalah kesehatan yang lebih serius:

1. Gangguan Kardiovaskular

Tadi sempat disinggung kalau stres bikin jantung berdetak lebih cepat. Nah, kalau kondisi ini terjadi terus-menerus, tubuhmu jadi terbiasa melepaskan hormon stres seperti adrenalin, noradrenalin, dan kortisol. Akibatnya, risiko terkena tekanan darah tinggi, stroke, atau serangan jantung pun meningkat.

Baca Juga: Cara Menurunkan Berat Badan dalam Waktu 3 Hari

2. Gangguan Pencernaan

Efek stres pada tubuh lainnya dalam jangka panjang bisa menimbulkan gangguan pencernaan. Soalnya, stres kronis bisa mengacaukan komunikasi antara otak dan saluran cerna, sehingga muncul rasa kembung, sakit perut, atau gangguan pencernaan lainnya. 

Selain itu, perubahan bakteri usus akibat stres juga dapat memengaruhi suasana hati. Jadi, tidak heran kalau saat lagi tertekan, kamu jadi lebih suka ngemil makanan manis atau berlemak. Padahal, kebiasaan ini justru bisa membuat berat badan susah buat dikontrol.

3. Gangguan Memori

Tahukah kamu kamau stres itu bisa mengaburkan otak dan menyita banyak ruang di dalamnya? Itulah yang menyebabkan kamu jadi susah untuk mengingat sesuatu. Kalau memori sudah terganggu, kamu jadi sulit juga untuk menciptakan ingatan baru dan mempelajari keterampilan baru. Bagi kamu yang masih pelajar atau pekerja, kondisi ini jelas bisa menurunkan performa.

4. Defisiensi Imun

Stres jangka panjang bisa menurunkan jumlah sel darah putih yang berfungsi melawan infeksi. Oleh sebab itu, kamu jadi lebih gampang sakit seperti pilek, dan masa pemulihan pun bisa lebih lama.

5. Hasrat Seksual Menurun

Selain itu, stres kronis yang dibiarkan juga bisa mengganggu hormon reproduksi. Pada pria, stres bisa menekan produksi testosteron, sehingga gairah seksual ikut menurun. Dalam jangka panjang, hal ini bisa berujung pada disfungsi ereksi atau masalah kesuburan.

Baca Juga: 5 Jenis Makanan Perusak Imun yang Sering Dikonsumsi

Penyebab Stres Kronis pada Kehidupan Saat Ini

Efek Stres pada Tubuh
Sumber : Envato

Di tengah ritme hidup modern yang serba cepat, ada banyak faktor yang tanpa sadar menimbulkan efek stres pada tubuh, di antaranya:

1. Pola Pikir dan Gaya Kepribadian

Sering kali, stres berawal dari cara kita memandang sebuah situasi. Kalau kamu menganggap suatu masalah terlalu berat, otomatis tubuh akan bereaksi lebih cepat. Selain itu, gaya kepribadian seperti perfeksionis, people pleasure, dan lain sebagainya juga bisa membuat kamu rentan merasa kewalahan dan stres. 

2. Kesibukan Sehari-Hari

Tantangan umum yang kita hadapi sehari-hari seperti terlalu banyak beban pekerjaan, biaya hidup, konflik rumah tangga, dll juga turut andil sebagai pemicu stres. Kalau semua hal ini datang bersamaan, tubuh tentu akan bekerja ekstra untuk menyesuaikan diri. Nah, kalau kondisi ini berlangsung lama, efeknya bisa berubah jadi stres kronis.

3. Gaya Hidup yang Buruk

Sadarkah kamu kalau gaya hidup saat ini sering membuat kita mengabaikan kesehatan? Contohnya nih, terlalu bergantung pada gula dan kafein untuk membangkitkan semangat, tidur larut malam karena merasa pada jam-jam itulah satu-satunya waktu buat me time, atau jarang olahraga karena alasan sibuk. 

Cara Praktis Mengelola Stres Sehari-Hari

Efek Stres pada Tubuh
Sumber : Envato

Stres memang nggak bisa dihindari sepenuhnya, tapi kabar baiknya kamu bisa belajar mengelolanya dengan cara-cara sederhana, seperti:

Baca Juga: Contoh Menu Catering Diet: Solusi Praktis untuk Gaya Hidup Sehat dan Teratur

1. Menetapkan Batasan

Salah satu penyebab kamu gampang kewalahan adalah terlalu banyak mengambil tanggung jawab. Ingatlah bahwa kamu tidak sendiri, jadi jika sudah merasa terlalu terbebani, coba berani bilang “tidak” atau minta bantuan orang lain. 

Jika kamu merasa hidup terlalu banyak tanggung jawab dan masalah, ingat juga bahwa tidak semua masalah itu harus selesai hari ini atau di waktu yang kamu harapkan, entah itu masalah karir, masalah jodoh, dan seterusnya. 

2. Manajemen Waktu 

Buat daftar prioritas harian, kerjakan tugas sesuai urutan kepentingan, dan jangan menunda terlalu lama. Dengan manajemen waktu yang baik, kamu bisa mengurangi rasa panik sekaligus menekan efek stres pada tubuh yang biasanya muncul karena kebiasaan menumpuk pekerjaan.

3. Teknik Pernapasan Dalam

Kalau lagi stres, coba praktikkan teknik 4-7-8, yakni tarik napas selama 4 detik, tahan 7 detik, lalu hembuskan perlahan 8 detik. Latihan sederhana ini bisa bikin tubuh cepat rileks dan pikiran lebih jernih. 

4. Yoga

Dengan melakukan yoga, kamu bisa memadukan antara olahraga ringan dan relaksasi. Salah satu pose yoga yang paling jitu membantu tubuh lebih rileks (terutama bagian leher dan kepala) sekaligus menenangkan pikiran adalah pose Viparita Karani, yaitu mengangkat kaki ke dinding.

5. Pola Makan Sehat

Beberapa jenis makanan bisa bantu bikin mood-mu stabil, hormon lebih seimbang, dan energi tetap terjaga. Itu sebabnya, pola makan sehat penting banget untuk melindungi tubuh dari tekanan fisik maupun emosional. Mulai dari perbanyak minum air putih, makan buah dan sayur, biji-bijian utuh, karbohidrat kompleks, protein rendah lemak, sampai lemak omega-3. 

Itulah beberapa efek stres pada tubuh yang ternyata lebih kompleks dari yang selama ini dikira kebanyakan orang. Apalagi di tengah tuntutan dan beban hidup yang terus berdatangan, jadi susah juga untuk atur pola makan. 

Kalau kamu mengalami dilema yang sama, ada solusi praktis nih yang bisa kamu coba, yaitu Spencer’s Meal Blend yang tinggi serat dan protein, tapi rendah gula dan kalori. Cocok banget buat kamu yang lagi program nurunin berat badan supaya bisa tampil sesuai keinginan.Mau ngobrol-ngobrol dulu sekalian konsultasi tentang diet sehat dan kecantikan? Boleh banget, hubungi yuk via nomor Whatsapp 0851-6567-0200.